Nama : BZ. SEPTEIYAWAN
ABDULLAH
NIM : 06121381320009
Fakultas : KEGURUAN dan ILMU
PENDIDIKAN
Prodi : PEND. TEKNIK MESIN
Dosen
Pengampu : 1. Drs. H. Darlius M.Pd
2. Dewi Puspita Sari S.Pd
Mata
Kuliah : Kesehatan dan
keselamatan Kerja
Kode mata
kuliah/sks : GPT11126/2sks
Jurusan/prodi : FKIP/PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Materi : Memahami
dokumentasi sistem manajemen K3
Dokumentasi sistem manajeman k3
Pendokumentasian merupakan unsur
utama setiap sistem manajemen yang harus dibuat sesuai dengan kebutuhan
perusahaan. Pembaharuan dalam pendokumentasian harus diperbaharui dan juga
harus jelas agar pengendaliannya dapat berjalan secara efektif untuk proses dan
prosedur dalam kegiatan perusahaan. Dengan adanya peendokumentasian ini diharapkan
mampu mendorong dan mendukung kesadaran para pekerja atau pegawai dalam
tercapainya tujuan utama dari sistem manajemen K3.
Dokumentasi
sistem manajemen K3 harus mencakup :
- Uraian lingkup sistem manajemen K3
- Kebijakan dan objektif K3
- Dokumen termasuk dalam rekaman yang disyaratkan OHSAS 18001
- Uraian elemen utama dari system manajemen K3, interaksi dan refensi untuk dokumen terkait
- Dokumentasi hendaknya proporsional dengan tingkat kerumitan, bahaya dan risiko yang ada dan di buat seminimal mungkin untuk efektifitas dan efisiensi.
- Dokumen termasuk dalam rekaman yang ditentukan dan di perlukan oleh organisasi untuk memastikan perencanaan yang efektif, operasi dan pengendalian proses yang berkaitan dengan manajemen resiko K3.
Perusahaan harus
mengatur dan memelihara kumpulan ringkasan pendokumentasian yang akan
bermanfaat untuk :
1.
Menguraikan sarana
pencapaian tujuan dan sasaran K3
2.
Menyatukan secara
sistematik kebijakan, tujuan dan sasaran K3
3.
Mendokumentasikan
peranan, tanggung jawab dan prosedur
4.
Menunjukkan bahwa unsur-unsur
SMK3 yang sesuai untuk perusahaan telah diterapkan.
5.
Memberikan arahan
mengenai dokumen yang terkait dan menguraikan unsur-unsur lain dari sistem
manajemen perusahaan
Dokumentasi merupakan salah satu bentuk
dasar untuk memahami sistem, mengkomuni-kasikan
proses dan persyaratan pada organisasi, serta menentukan keefektifan
penerapannya. Menetapkan
, mendokumentasikan, memelihara dan memperbaiki Sistem Manajemen K3 adalah hal yang di-persyaratkan
untuk Organisasi. Ada beberapa jenis
dokumentasi berdasarkan tingkat kedudukannya yaitu :
1.
Manual
Menggunakan proses pemetaan sebagai acuan dalam
menjelaskan proses-proses.
2.
Prosedur
Menjelaskan secara detail apa yang tengah terjadi di
perusahaan.
3.
Instruksi
Kerja
Lebihbersifattekniskarenamenjelaskantahapan-tahapanaktivitassecaraberurutan.
Dalam
membuat dokumen, harus mengacu pada criteria minimum yaitu tanggal terbit,
tanggung jawab, persetujuan, judul dokumen, nomor dokumen, nomor revisi, tujuan
pembuatan dokumen, ruang lingkup, referensi, definisi, halaman, dan uraian
dokumen.
Jadi,
pendokumentasian merupakan perencanaan
kerja yang didokumentasikan tahap demi tahapnya agar para pekerja atau pegawai mampu melakukan pekerjaan dengan
baik dan sukses sesuai dengan tujuan utama K3 sebenarnya. Pendokumentasian ini
juga dimaksudkan agar kegiatan perusahaan terintregasi dengan sistem manajemen
perusahaan yang menyeluruh. Dengan adanya pedokumentasian ini para pekerja
dapat memahami dan mengerti serta menyadari apa yang harus diperbuat untuk
melaksanakan pekerjaan dengan baik dan menghasilkan produk yang baik tanpa
adanya kecelakaan serta para pekerja juga sudah tahu apa yang ada di lingkungan
dimana dia bekerja.










